Edisi Kepala Terpenggal | Goosebumps #39 | Chapter 20

Chapter 20


LANGKAH harimau itu berdebam-debam. Matanya yang kuning menyala-nyala seolah-olah membakar mataku.


Aku melihat dua anak macan di belakangnya, setengah tersembunyi di bayang-bayang pepohonan.

"Aku takkan mengganggu anak-anakmu" aku hendak berteriak.

Tapi mana sempat?

Harimau itu menyerang sambil mengaum keras. Suaranya mengalahkan suaraku ketika aku mengangkat jimatku dengan tangan gemetaran.

Aku mencoba berseru, "Kah-lee-ah" Tapi tidak ada suara yang keluar. Tenggorokanku serasa tercekik.

Lututku menekuk. Aku terduduk di rumput. Hampir saja jimatku terlepas dari tanganku.

Aku melihat harimau itu bersiap-siap menyergapku. Kakinya berdebam-debam setiap kali melompat. Tanah di bawahku seakan-akan bergetar.

Lho, tanah di bawahku henar-benar bergetar Aku mendengar bunyi krak yang memekakkan telinga.

Bunyinya seperti ikat sepatu dari bahan Velcro yang lagi dibuka.

Cuma seribu kali lebih keras.

Aku memekik ketika tanah yang kududuki terguncang-guncang dengan hebat.

Lalu retak dan membelah.

Dengan mata terbelalak aku memperhatikan retakan itu bertambah lebar.

Dan kemudian aku mulai jatuh. Jatuh ke lubang yang tanpa dasar di perut bumi.

Aku menjerit sejadi-jadinya ketika tubuhku melayang menuju kegelapan pekat yang siap menelanku.



Bagi anda yang berminat dengan permainan kartu online berbayar yang dapat dipercaya, silahkan klik link situs kami di agen judi online dan daftar menjadi member kami sekarang juga, maka anda akan mendapatkan fasilitas dan bonus. Layanan kami ini di dukung dengan fasilitas chat yang selalu siap melayani dan menemani anda selama 24 jam penuh.

Tidak ada komentar:

close
agen ceme online